bolak balik

SEMUA ORANG PASTI MENDAPAT COBAAN, JALANI DENGAN BERSYUKUR

Minggu, 05 Oktober 2014

Wisata Pemandian Air Terjun Pucok Krung

Air Terjun Pucok Krung
Kali ini kita berada disebuah tempat Wisata Pemandian yang tak kalah menarik dengan tempat yang lain, tempat itu adalah “Air Terjun Pucok Krung”. Untuk mencapai lokasi Air Terjun Pucok Krung dimulai dari Ibukota Aceh Barat Daya (Blangpidie) dengan menempuh jarak lebih kurang 10 km, dengan menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat. Setelah melewati tugu selamat datang di Ibukota Abdya, didesa Cot Mane dan Kuta Jeumpa kecamatan Jeumpa. Kita  membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk menuju lokasi pemandian, karena jalannya masuk ke perkampungan penduduk setempat dan banyak anak-anak yang bermain dijalanan.

Nah, setelah melewati perkampungan penduduk barulah kita disapa oleh pengunungan yang tinggi disebelah kanan, dan air pucok krung disebelah kiri, menyambut kedatangan kita. Setelah kita mencapai tempat parkir yang telah disediakan oleh petugas disana. Untuk mencapai Air Terjun Pucok Krung kita membutuhkan waktu sekita 5-6 menit dengan berjalan kaki.

Selama perjalanan, kita akan ditemani nyanyian burung-burung liar yang bertengger di dahan-dahan pepohonan yang menjulang tinggi. Pemandangan alami dan bersahabat selama perjalanan membuat mata kita dimanjakan oleh pesona alam yang begitu indahnya, dan dengan tebing-tebing yang sangat tinggi, sehingga memacu adrenalin bagi siapa yang melewatinya. Sehingga perjalanan kita tidak akan terasa melelahkan.

Air Terjun Pucok Krung
Nah, setelah berjalan kaki, akhirnya sampailah kita ke tempat wisata pemandia air terjun pucok krung. Air yang berwana biru seakan membuat kita tak ingin melewatkan momen ini. namun, sayangnya pemandian ini hanya diperuntukkan untuk para lelaki yang mengetahui tempat ini saja, tidak untuk para wanita dan para wisatawan luar. Karena mengingat medan tempuh yang sangat jauh dan berat, maka penduduk setempat melarang bagi kaum wanita menuju ke air terjun tersebut, melainkan hanya disekitar jalan raya saja.


Tak lengkap rasanya kalau kita tidak membawa bekal saat akan menuju ke Air Terjun Pucok Krung, karena disana tidak ada yang berjualan, melainkan hanya suara air yang jatuh dari atas. Nah, inilah daerahku tempat ku dilahirkan dan dibesarkan. Sampai jumpa pada wisata selanjutnya.. bye.. bye..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar