bolak balik

SEMUA ORANG PASTI MENDAPAT COBAAN, JALANI DENGAN BERSYUKUR

Jumat, 11 Juli 2014

AIR MATA PALESTINA


   Tubuh-tubuh mungil itu bergelimpangan, bersimbah darah. Jiwa-jiwa tanpa dosa itu meregang nyawa. Raga para balita itu hancur, daging muda mereka tercerai berai. Nurani siapa yang tak terguncang? Saksikan kebiadaban mahluk tak kenal prikemanusiaan, penuh kebuasan, menggilas ganas bumi Palestina. Di saat bulan suci Ramadhan, agresi brutal itu datang. Kekhusuan bulan penuh berkah ini mreka porak porandakan. Tak peduli jerit kesakitan, dan tangis kengerian, Dentum rudal dan bom fosfor hancurkan kedamaian.
 

   Dan seperti biasa, duniapun bungkam tak berkutik. Hujatan dan kutukan seolah cuma basa-basi diplomasi. Maka negeri Yahudi pun makin pongah, makin gagah, menggasak dan menggerus tanah gaza yang putus asa.


PALESTINA

 Ketika bintang malam bertebaran di angkasa.

Ketika hening nya malam mendingin kan suasana.

Ketika semilir angin malam, berhembus menusuk tulang mu.

Dan ketika gelapnya malam, mengiringi tidur nyenyak mu.

Ketika itu juga...

Puluhan rudal di angkasa menghujani singgasana mu.

Suara senjata yang menggelegar, seakan menghantui mu.

Hanya suara tangis penderitaan, yang terdengar di sekitar mu.

Ketika pagi menjelang...

Saat mentari pagi tersenyum mengawali hari.

Saat itu juga, kau awali hari di dalam belenggu ini.

Saat embun pagi mendingin kan sanubari.

Saat itu juga, pengikis hati yang kau dapati.

Sahabatku, Palestina...

Berpuluh-puluh tahun kau hidup dalam belenggu zionis.

Berpuluh-puluh tahun kau merasakan penderitaan yang tiada habis.

Kapan kah akhir dari semua ini?


Sahabatku, Palestina...


Aku berdoa tiada habisnya kepada sang pencipta.

Agar kau bisa merasakan indahnya kebebasan di dunia.

Agar kau bisa berdiri kokoh layaknya bangsa-bangsa lain.

Agar kau juga merdeka dan lepas dari belenggu ini.


Semoga jasad-jasad yang telah pergi itu, bahagia di surga Allah.

Semoga darah yang ada disana, akan menjadi lautan jernih disurga.

Dan semoga penderitaan ini, akan segera menjadi kebahagiaan mu.

Hanya do'a tulus yang bisa aku panjatkan untuk mu.

Untuk Sahabatku, Palestina...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar