bolak balik

SEMUA ORANG PASTI MENDAPAT COBAAN, JALANI DENGAN BERSYUKUR

Selasa, 04 Desember 2018

Pesona Bukittinggi Kota Beragam Wisata

Monumen Jam Gadang, kota Bukittinggi Sumatera Barat

Bukittinggi boleh dibilang sebagai kota/kabupaten yang begitu banyak menyimpan pesona wisata untuk para wisatawan lokal maupun luar negeri. Mulai dari wisata alam, kuliner, dan juga hiburan. Tak jarang para turis luar negeri datang ke Bukittinggi untuk daerah sejuk ini, sehingga patut kita syukuri atas apa yang telah diberikan Tuhan. Bukittinggi juga kota perekonomian terbesar kedua di Sumatera Barat dan juga pernah dijadikan sebagai ibukota Indonesia pada saat Pemerintah Darurat Republik Indonesia.


Bukittinggi yang berada di provinsi Sumatera Barat ini menjadi salah satu tujuan liburan para tamu-tamu baik dari dalam kota maupun luar kota. Salah satu objek yang paling dicari bila ke Bukittinggi adalah tugu Jam Gadang. Jam Gadang selesai dibangun pada tahun 1926 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort de Kock. Letak Jam Gadang tepat ditengah pusat kota Bukittinggi juga sebagai penanda titik nol kota Bukittinggi.

Selain tempat wisata, juga tersedia berbagai pedagang souvenir dan baju Bukittinggi serta Jam Gadang sangat mudah ditemukan dipusat kota Bukittinggi. Tidak hanya itu, juga beberapa kuliner khas Ranah Minang juga bisa ditemukan di pasar bawah yang tidak berapa jauh dari lokasi Jam Gadang, yang tak kalah menariknya banyak penjual keripik oleh-oleh yang tersedia dalam berbagai macam varian rasa. Keripik Sanjay salah-satu kripik primadona khas Padang.

Ketika berkunjung ke sana, saya dan rombongan peserta Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN) Janang 2018, Lembaga Pers Mahasiswa Suara Kampus Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat sangat menikmati wisata kota Bukittinggi, khususnya di monument Jam Gadang. Disana juga terletak patung Bung Hatta yang dijadikan sebuah monumen tidak jauh dari lokasi Jam Gadang. Lokasi Bukittinggi yang berada didataran tinggi meyebabkan udaranya begitu sejuk.

Jarak yang kami tempuh perjalan dari Padang – Bukittinggi memiliki jarak sekitar 96 Km. Waktu tempuh perjalanan dalam kondisi normal dapat di tempuh sekitar 2,5 jam, dengan kecepatan kendaraan rata-rata 40 Km, jika perjalan di saat hari libur atau di akhir minggu biasanya akan menghabiskan waktu sekitar 3 – 3,5 Jam, hal ini dapat di sebabkan kondisi jalan yang sangat ramai, atau terjadinya longsor di beberapa daerah yang rawan longsor seperti di Lembah Anai.


Peserta dan panitia PJTLN Janang 2018 Suara Kampus Padang, Sumbar

Pengalaman pertama yang luar biasa bisa melancong ke Ranah Minang yang sangat terkenal dengan budaya, adat istiadatnya itu terbukti dari beberapa bagunan pemerintahan masih menggunakan atap seperti rumah gadang, begitu juga dengan kuliner, serta bahasanya yang masih khas yakni bahaso minang. Masyarakatnya yang ramah, penegakan syariat islam juga masih kental dinegeri yang terkenal dengan daerah Rendang.

Selain tempat wisata hiburan, yang paling dicari oleh wisatawan adalah kuliner di Bukittinggi yaitu Nasi Kapau. Ya, walaupun banyak yang menyediakan Nasi Kapau dengan berbagai nama, saya hanya mampir di rumah makan Nasi Kapau ni Lis, letaknya di pasar bawah kota Bukittinggi. Ada beberapa perbedaan Nasi Kapau dan Nasi Padang, yaitu Nasi Kapau dijual oleh orang Kapau, juga menu Nasi Kapau diletak lebih rending dari pedagang, sedangkan Nasi Padang menunya dijual didalam etalase kaca dan lebih tinggi dari penjual. Makanya Nasi Padang bisa kita lihat dari kaca luar, sedangkan Nasi Kapau kita harus masuk ke dalam rumah makan untuk memilih menunya.

Berbagai menu dijual sebagai pelengkap Nasi Kapau, tidak jauh berbeda dengan Nasi Padang, hanya saja Nasi Padang rendangnya berkuah, sedangkan rendang Nasi Kapau lebih terkenal dengan rendan ayam cabai merah kering. Kemudian menu Nasi Kapau lainnya, sekaligus andalan Nasi Kapau adalah Gulai Tambunsu. Ini merupakan hidangan berbahan dasar usus sapi yang dimasukkan adonan telur dan tahu. Rasa rempah-rempah khas Ranah Minang begitu terasa.

Sebenarnya kota Bukittinggi menyimpan banyak tempat wisata yang luarbiasa, namun karena keterbatasan waktu maka saya dan teman-teman rombongan tak bisa berwisata ke tempat lain, seperti salah satu contoh wisata Lobang Jepang, wisata edukasi sejarah Indonesia yang ada di Bukittinggi. Bukittinggi menyimpan banyak kenangan dan tak akan terlupakan tempat wisata yang tak kalah keren dan bagus dengan destinasi wisata dikota lainnya. Saat akhir pecan telah tiba atau libur semester telah tiba saya menyarankan kota Bukittinggi menjadi salah satun referensi liburan anda sekeluarga. Selamat berlibur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar